Nasional
SOROT 65

Buku dan Politik Hantu

Sejumlah buku dilarang, termasuk soal separatisme di Papua. Hantu lama?

Senin, 11 Januari 2010, 11:02 WIB
Nurlis E. Meuko
Christian Erni (facebook christian erni)

VIVAnews -- Isu Papua mendominasi buku-buku terlarang di era reformasi ini. Penulisnya juga adalah intelektual Papua. Bahkan di dalam satu buku, ada yang menyebutkan Papua memang sudah merdeka secara internal, kini yang mereka butuhkan adalah kemerdekaan eksternal.

Selain itu, banyak buku yang ditulis tokoh-tokoh Papua yang mengungkap penderitaan rakyat Papua dibawah pemerintahan ini. Bahkan ada pula sebuah buku yang menguraikan tentang berbagai negara di dunia menuliskan khusus tentang Papua. Dalam buku yang diterbitkan di Kopenhagen, Denmark, ini Papua dimasukkan dalam Bab Australia. Buku itu berjudul "The Indegenous World 2009.

Seperti apa sebenarnya cerita  tentang buku-buku itu, silahkan diklik "Buku dan Politik Hantu". Di sini diuraikan tentang buku-buku itu dilengkap dengan wawancara dengan para penulisnya sendiri.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ