Nasional
Fatwa Rokok

“Kiai yang Merokok juga Banyak”

Rokok tidak bisa diharamkan begitu saja. Sebab, akan menutup pabrik rokok dan PHK massal.

Rabu, 26 November 2008, 17:15 WIB
Siswanto, Beno Junianto
Unjuk rasa tolak rokok (ANTARA/Rosa Panggabean)

VIVAnews – Mantan Ketua Umum Muhamadiyah, Syafii Ma’arif, mengatakan Indonesia bakal sulit menerapkan pengharaman merokok. “Di Arab Saudi rokok juga diharamkan. Tapi, orang Arab yang merokok itu luar biasa banyak. Jadi, ini repot,” kata Syafii di Jakarta, Rabu 26 November 2008.

Itu sebabnya gagasan Majelis Ulama Indonesia mengharamkan rokok harus dipertimbangkan matang. “Harus melihat implikasinya,” kata Syafii. Implikasinya adalah penutupan perusahaan rokok besar-besaran.

“Padahal buruh rokok mayoritas muslim. Para kiai yang merokok juga banyak sekali. Jadi enggak gampang itu,” kata Safii. Walau begitu, Syafii mengatakan gagasan pengharaman itu bagus dan dia setuju.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau