VIVAnews – Mantan Ketua Umum Muhamadiyah, Syafii Ma’arif, mengatakan Indonesia bakal sulit menerapkan pengharaman merokok. “Di Arab Saudi rokok juga diharamkan. Tapi, orang Arab yang merokok itu luar biasa banyak. Jadi, ini repot,” kata Syafii di Jakarta, Rabu 26 November 2008.
Itu sebabnya gagasan Majelis Ulama Indonesia mengharamkan rokok harus dipertimbangkan matang. “Harus melihat implikasinya,” kata Syafii. Implikasinya adalah penutupan perusahaan rokok besar-besaran.
“Padahal buruh rokok mayoritas muslim. Para kiai yang merokok juga banyak sekali. Jadi enggak gampang itu,” kata Safii. Walau begitu, Syafii mengatakan gagasan pengharaman itu bagus dan dia setuju.
• VIVAnews