Nasional

2009, 11 Pelabuhan Batam Gunakan IT

Pengguna jasa pelabuhan pun akan bertransaksi di dunia maya.

Rabu, 26 November 2008, 17:02 WIB
Ita Lismawati F. Malau

VIVAnews - Pada 2009, 11 Pelabuhan di Pulau Batam akan menggunakan pelayanan terpadu satu pintu berbasis teknologi informatika. Pengguna jasa pelabuhan pun akan bertransaksi di dunia maya.

Menurut Kepala Bidang Komersil Pelabuhan Batam, Hari Kavianto, pelayanan itu akan menggunakan program Portmap. "Ini upaya untuk meningkatkan efeisiensi pelayanan di pelabuhan," kata Hari di sela-sela launcing perusahaan Dycode di Bandung, Jawa Barat, Rabu 26 November 2008.

Ia menjelaskan program tersebut dapat mencek data informasi pelayanan dan jasa pelabuhan secara cepat di bandingkan sistem manual. Dengan demikian, para pengguna jasa pelabuhan dapat langsung bertransaksi di dunia maya tanpa perlu datang ke kantor.

Selain itu, lanjutnya, sistem itu pun dapat mengontrol manajemen data di pelabuhan untuk mengantisipasi terjadinya kesalahan.

"Sistem format yang dikeluarkan dycode dapat menekan pula kebocoran di wilayah pelabuhan. jadi, mudah-mudahan tidak terjadi lagi yang namanya korupsi ," ujarnya.

Sistem tersebut sudah diterapkan di Wilayah Batam dan dipusatkan di Pelabuhan Batu Ampar yang membawahi enam pelabuhan lainnya sejak Agustus 2007.

Ia berharap kedepan sistem ini diterapkan di seluruh pelabuhan di Indonesia, termasuk Jawa Barat. Sebagai informasi, saat ini terdapat 1735 pelabuhan seluruh Indonesia.

Laporan: Sigit/Bandung

• VIVAnews
Rating