VIVAnews -- Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II satu persatu mulai memadati Halim Perdana Kusuma Jakarta bersiap untuk mengahantar jenazah mantan Presiden Abdurrahman Wahid yang akan diberangkatkan ke Jombang Jawa Timur untuk dimakamkan, Kamis, 31 Desember 2009.
Diantara menteri yang tampak diantaranya, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala BIN Sutanto, Menkopolhukam Djoko Suyanto dan sejumlah menteri lainnya.
Rencananya sejumlah menteri akan ikut melakukan prosesi pemakaman di Jombang Jawa Timur. Bahkan Informasi yang diperoleh, Menkoplhukam Djoko Suyanto dan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso.
Sementara jenazah mantan Presiden Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid akan diserahkan ke pemerintah pagi ini sekitar pukul 07.00 WIB. Prosesi akan digelar dalam sebuah sebuah upacara militer.
Menurut juru bicara keluarga Gus Dur Muniai, setelah dilakukan Sholat Goib di Masjid Al Munawaro, jenazah Gus Dur akan diserahterimakan ke pemerintah pukul 07.00 WIB.
"Pelepasan serah terima dipimpin oleh ketua MPR Taufik Kemas dari keluarga yang akan diwakili oleh anak Alisa Wahid," juru bicara keluarga Muniati Sulam kepada di kediaman Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan.
Yang akan membacakan teks serah terima Jenazah ke pemerintah juga dilakukan oleh Ali Syah. Setelah serah terima, jenazah akan dibawa dengan ambulanz menuju Halim Perdana Kusuma. "Pukul 08.30 pesawat Hercules yang membawa jenazah dan tim inti keluarga akan terbang ke Surabaya," Muniati.