VIVAnews - Kedatangan jenazah Abdurrahman Wahid di kediamannya di Jalan Warung Silah, Ciganjur, Jakarta Selatan, diiringi tahlil dan tangis. Jenazah tiba di rumah ini pukul 22.15, Rabu 30 Desember 2009.
Beberapa menit sebelum jenazah tiba dengan ambulans berwarna hitam, puluhan personel TNI membentuk pagar betis. Mereka membentuk barikade memberi jalan bagi iring-iringan kendaraan. Salah satu kendaraan yang mengikuti ambulans ini adalah mobil yang dinaiki Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya.
Begitu iring-iringan masuk, tahlil langsung menggema. Sejumlah warga terutama perempuan mulai terisak. Tangisan menyela tahlilan yang bergema.