Nasional

Mereka Bicara Gus Dur

Gus Dur adalah keajaiban. Gus Dur adalah fenomena. Gus Dur adalah ...

Rabu, 30 Desember 2009, 21:26 WIB
Arfi Bambani Amri, Nezar Patria
Hasyim Muzadi (nu.co.id)

VIVAnews - Sejumlah tokoh menyatakan berduka cita atas wafatnya Abdurrahman Wahid atau biasa dipanggil Gus Dur. Goenawan Mohamad, budayawan dan juga pendiri majalah Tempo, menyatakan Gus Dur adalah keajaiban.

"Fisiknya bisa mengatasi beberapa stroke, pikirannya mengatasi sektarianisme iman, imannya terbuka karena tak gentar," ujar Goenawan dalam pesan singkat ke VIVAnews, Rabu 30 Desember 2009.

Puti Guntur Soekarno, dalam status Facebooknya, menyatakan "Mewakili seluruh anggota keluarga, turut berduka cita atas kepergian KH Abdurrahman Wahid. Semoga diterima di sisi Allah SWT dan Keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan."

Sementara mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Tifatul Sembiring, menyebut Gus Dur adalah fenomena dalam panggung politik Indonesia. "Selamat jalan Gus Dur! Semoga ampunan-Nya, sayang-Nya menyertai," ujar Tifatul di status Facebook-nya.

Sementara Ketua Umum PBNU, Hasyim Muzadi, merasa kehilangan tokoh demokrasi. "Di kalangan NU sendiri, belum ada tokoh sekelas Gus Dur dalam wawasan kebangsaan dan universalitasnya," ujar Hasyim usai melihat jasad Gus Dur di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Dan Hasyim teringat pesan terakhir Gus Dur kepadanya. "Jaga NU baik-baik."



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
iwan budi santoso
30/12/2009
Gus Dur telah mempersatukan banyak perbedaan diantara kita... Selamat Jalan Gus...
Balas   • Laporkan
shaleh wagiyo
30/12/2009
menyatakan duka sedalam-dalamnya atas kepergian Gus Dur, salam kami kelurga besar Indonesia di RRC
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ