VIVAnews - Indonesia memperoleh bantuan dana penanggulangan emisi karbon dari sejumlah negara melalui kerja sama bilateral. Tiga negara yang telah berkomitmen adalah Australia, Norwegia, dan Amerika Serikat (AS).
"Kami belum tahu total komitmen yang sudah diterima, tapi itu untuk tahun 2010," ujar Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan di kantor Menko Perekonomian, Jalan Wahidin, Jakarta, Selasa, 29 Desember 2009.
Tiga negara yang telah menyatakan komitmen pendanaan untuk perubahan iklim masing-masing Australia sebesar US$73 juta, Norwegia 34 juta Euro, dan AS sebesar US$109 juta hingga tahun 2020.
Zulkifli mengakui, Indonesia sebetulnya kecewa dengan hasil konferensi perubahan iklim di Copenhagen 15. Kendati demikian, pihaknya menyambut baik komitmen negara-negara dunia untuk menjaga pemanasan suhu bumi maksimal dua derajat celcius.
Terkait pendanaan negara di dunia yang menyiapkan anggaran hingga US$35 miliar untuk upaya menanggulangi pemanasan global, Indonesia mengaku tidak menggantungkan upaya penurunan emisi di Tanah Air dari dana tersebut.
"Eropa mau menyediakan US$35 miliar, AS juga mau. Tapi ini baru tahap mau, realisasinya belum tahu," kata Zulkifli.
antique.putra@vivanews.com