Nasional

Gigi Gus Dur Dioperasi Besok Pagi

Gula darah & tensi Gus Dur sudah stabil. Tapi Gus Dur alami gangguan gigi selama dua pekan

Minggu, 27 Desember 2009, 16:57 WIB
Indra Darmawan, Fadila Fikriani Armadita
Abdurrahman Wahid (Antara/ Ujang Zaelani)

VIVAnews - Mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid, akan menjani operasi gigi besok pagi pukul di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

"Insya Allah, besok, (operasi) pukul 08.00, mohon doanya ya," ujar adik kandung Gus Dur, Umar Wahid, di RSCM Jakarta, Ahad 26 Desember 2009.

Umar yang ditemui usai menjenguk kakaknya itu, menuturkan bahwa kini kondisi kesehatan Gus Dur baik baik saja. Dia "sekarang tidur, isitirahat," ujar Umar kepada wartawan.

Sebelumnya, Gus Dur sempat dilarikan ke Unit Gawat Darurat RSU Swadana karena gula darahnya drop setelah berziarah ke sejumlah makam tokoh NU di Jombang, Kamis 24 Desember 2009.

Kemudian Gus Dur dirujuk ke RSCM dan menjalani cuci darah. Namun-kondisi kesehatannya berangsur-angsur membaik. Hari ini, istri Gus Dur, Shinta Nuriyah Wahid memastikan bahwa gula darah dan tensi Gus Dur sudah stabil.

Bahkan tadi siang sekitar pukul 10.30 wib, cucu pendiri NU KH Hasyim Asyhari sempat berkunjung ke kantor PBNU Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat. 

Gigi Gus Dur akan dioperasi, karena Gus Dur telah mengalami gangguan pada gigi dan gusinya selama tak kurang dari dua pekan terakhir.

Namun, Umar mengaku, belum mengetahui siapa dokter yang akan menangani operasi nya besok pagi. "Saya tadi lupa menanyakan kepada Direktur RSCM," ujar Umar.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Rio Febrian
04/01/2010
Buat Gus Dur.... Selamat menempuh hidup baru... semoga engkau bahagia disisi-Nya...Amiennnn
Balas   • Laporkan
IBu Ratna
31/12/2009
Selamat jalan Gus Dur, semoga Arwahmu diterima Allah SWT dilapangkan jalanmu menuju kebahagiaan abadimu, surga telah menantimu. Amin.
Balas   • Laporkan
Titiek
31/12/2009
Selamat jalan Guru Bangsa terbaik, jasa-jasa yang telah engkau berikan pada negeri ini akan kami kenang hingga akhir zaman
Balas   • Laporkan
erny
31/12/2009
kami turut berduka cirta karena kehilangan seorang nasionalis yang bisa diterima di semua kalangan dan golongan.
Balas   • Laporkan
inosetiono
30/12/2009
sungguh kami sangat kehilangan seorang bapa yang sangat kami banggakan ,kami sangat sedih karna kuatir tidak ada peng gantinya.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ