VIVAnews -- Seorang gadis nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di desa Kolat, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu, 23 Desember 2009.
Gadis tersebut nekad gantung diri karena diduga frustasi terhadap penyakit yang dideritanya. "Dari keterangan tim dokter tidak ada bekas penganiayaan, dan dari keterangan saksi dan keluarga, korban prustasi karena mengidap penyakit yang tidak kunjung sembuh," kata Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Agus Gustiaman.
Dijelaskannya dari hasil pemeriksaan anggota kepolisian dan tim medis di lokasi kejadian menyatakan dari tubuh gadis bernama IS (16) tidak ditemukan bekas penganiyaan yang mengarah pada pembunuhan. Pihak kepolisian menyimpulkan korban dipastikan meninggal murni akibat gantung diri.
"Dari beberapa keterangan yang kami himpun, korban tidak memiliki masalah dengan orang lain, tetapi gantung diri karena prustasi dari penyakit sakit kepala yang dideritanya," jelas Agus seperti yang dilansir tvone.co.id.
Peristiwa naas tersebut terjadi dirumah korban pada Selasa (22/12) sekitar pukul 14.00 WIB. Pertama kali jenasah yang tergantung ditemukan oleh adik korban saat pulang sekolah. Akibat peristiwa tersebut adik korban melaporkan kepada orang tuanya yang kebetulan sedang berada di luar rumah masih kampung setempat.
Warga setempat melaporkan kepada pihak yang berwajib dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan medis hingga akhirnya korban oleh keluarganya dimakamkan ditempat pemakaman umum desa setempat.