VIVAnews - Perusahaan jasa pengangkutan, Express Group, tengah mencari pinjaman perbankan sekitar Rp 45 miliar untuk membiayai pembelian sekitar 50 unit mobil operasional taksi kelas premium.
"Kami saat ini, memiliki armada sekitar 43 unit taksi premium," ujar Presiden Direktur Express Group Daniel Podiman usai Peluncuran Sistem Pembayaran Elektronika pada Tiara Express di XXI Lounge Plaza Senayan, Jakarta, Senin, 14 Desember 2009.
Menurut Daniel, penambahan unit mobil taksi kelas premium tersebut dibutuhkan agar ekspansi perusahaan di bisnis taksi atas tersebut dapat berjalan. Perusahaan mengaku mengantongi izin operasional untuk 100 unit taksi premium dan kini baru terpenuhi 43 unit.
Dia menuturkan, pihaknya selama ini memperoleh pembiayaan pembelian mobil dari perbankan lokal. Porsi pinjaman perbankan biasanya mencapai 70-80 persen dan sisanya berasal dari kas internal.
Untuk diketahui, kebutuhan pembelian satu unit mobil kelas premium mencapai Rp 900 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk pembelian satu unit mobil senilai Rp 800 juta dan penyediaan fasilitas tambahan seperti wifi, charger laptop, dan LCD entertainment screen yang membutuhkan biaya Rp 100 juta.
Untuk satu taksi premium, biasanya bisa melakukan perjalanan sebanyak 6-8 rit (pulang-pergi). Dari perjalanan itu, satu unit taksi bisa memperoleh pendapatan sekitar Rp 800 hingga Rp 1 juta per hari.
Diakui Daniel, persaingan usaha di bisnis taksi kelas premium semakin meningkat. Setidaknya tercatat tiga perusahaan lain yang bergerak di bisnis serupa dengan brand Taxi Blue Bird, Panorama, Putera.
"Kami belum ada rencana ekspansi bisnis ke luar Jakarta. Kini kami fokus meningkatkan pelayanan untuk pelanggan," katanya.
antique.putra@vivanews.com