Nasional

Ratusan Siswa Antre Sumbang Koin untuk Prita

Mereka tampak antusias ikut menyumbang uang koin mereka kepada ibu Prita.

Kamis, 10 Desember 2009, 11:53 WIB
Amril Amarullah
Murid sekolah kumpulkan koin untuk prita (Fajar Sodiq (VIVAnews))

VIVAnews -- Dukungan kepedulian terhadap kasus yang menimpa Prita Mulyasari terus berlanjut. Ratusan siswa sekolah dasar di Solo rela menyisihkan uang sakunya untuk disumbangkan kepada Posko Koin Peduli Prita.

Dengan harapan sumbangan koin tersebut bisa membantu membayar denda kasus perdata Prita yang mencapai Rp 204 juta. Sebanyak 832 siswa yang terdiri dari kelas I hingga kelas  VI rela mengantre berbaris dihalaman sekolah SD Muhammadiyah 1 Surakarta.

Mereka tampak antusias ikut menyumbang uang koin mereka kepada ibu Prita. Sebelum menyerahkan, mereka terlebih dahulu memanjatkan doa supaya ibu Prita diberikan kesabaran dan tabah dalam menghadapi kasus yang menimpa dirinya.

Dalam aksi peduli Prita yang bertajuk "Satu Koin Sejuta Cinta Untuk Prita", setiap siswa dipastikan ikut menyumbang koin, rata-rata jumlah uang koin yang mereka sumbangkan mulai Rp 500 hingga Rp 2.000. Salah seorang siswa, Aulia Ramadhani mengatakan, sebagai wujud kepedulian kepada ibu Prita, dirinya ikut menyumbang koin sebesar Rp 500.

"Saya sangat peduli dengan ibu Prita, sebab itu saya menyisakan uang jajan sekolah untuk disumbangkan kepada ibu Prita," kata Aulia murid kelas IV dengan nada polos. Koin itu disumbangkan dengan rasa ikhlas. Pasalnya, dirinya merasa kasihan dengan apa yang sedang dialami ibu Prita. "Semoga sumbangan koin dari teman-teman berguna," ujarnya.

Dengan adanya aksi Koin Peduli Prita, Wakil Kepada Sekolah SD Muhammadiyah 1 Surakarta, Sri Sayekti mengaku cukup bangga dengan kepedulian yang ditunjukkan para siswanya. Pasalnya, mereka rela menyisihkan uang sakunya untuk ikut meringankan beban Prita Mulyasari Prita dalam menghadapi denda kasus perdata dengan RS Omni Internasional.

Selain itu, aksi seperti ini dikatakan Sayekti juga melatih para siswa untuk bersikap saling toleransi dan membantu antar sesama. Dimana ada sesamanya yang sedih maka wajib untuk ikut membantu merigankan bebannya. Dengan begitu, mereka pun akan terlatih untuk  beramal dengan ikhlas dan gembira.

Laporan: Fajar Sodiq



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
budi
15/12/2009
indonesai memecahkan rekor celengan uang receh terbesar dan terbanyak di dunia bernama omni int. ayo siap mau pesen celengan serupa silakan kirim email ke omni
Balas   • Laporkan
Abdi
10/12/2009
Subhanalloh............... kita butuh generasi toleran seperti ini, inilah hikmah dibalik musibah ibu prita, tabahkan hati ya bu kami bersama ibu
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ