VIVAnews - Kasus yang membelit Prita Mulyasari ternyata mendapat simpati dari anak-anak TK di Solo. Mereka dengan suka rela menyisihkan uang sakunya untuk disumbangkan kepada Prita yang harus membayar denda Rp 204 juta.
Aksi pengumpulan koin ini dipusatkan di TK Primagama. Koin-koin tersebut dimasukan ke dalam celengan jago. Mereka mengatakan koin tersebut untuk Bunda Prita.
Mereka tampak antusias mengantre menyerahkan uang koin. Sebelum menyerahkan uang koin, mereka memanjatkan doa agar Bunda Prita tetap tegar dalam menghadapi cobaan.
"Semoga hukumannya menjadi lebih ringan,” ujar Kayla Dian Fatika Sari, salah seorang siswa TK yang bertugas membaca doa di hadapan 70 muridh TK dan playgroup di Solo, Selasa, 8 Desember 2009. Koin yang dimasukkan ke dalam celengan bervariasi mulai dari Rp 100 hingga Rp 2.000. Salah seorang murid TK, Zahra mengaku menyumbang koin Rp 500. Koin itu merupakan sebagian uang jajannya.
"Bukan jumlahnya yang penting, tapi ini bukti dukungan terhadap bunda Prita dalam menghadapi kasusnya dengan RS Omni Internasional," kata Kepala TK dan play group Primagama, Solo, Ambar Widyastuti.
Sebelum menyerahkan koin, bocah-bocah TK itu diberi pengarahan oleh kepala sekolah tentang pemakaian surat elektronik (email) agar kejadian yang menimpa Prita tidak dialami mereka di kemudian hari.
"Ini hanya media menanamkan edukasi perlunya solidaritas, empati, rasa kemanusiaan dan peduli kepada orang lain yang sangat memerlukan uluran bantuan," imbuh Ambar.
Ambar menambahkan, sosok Prita dijelaskan pada anak-anak TK sebagai sosok ibu yang menjadi korban ketidakadilan hukum. Dengan aksi itu dia berharap, Prita tetap tegar dan tahu, bahwa anak-anak TK di Solo juga mendukung perjuangannya mencari keadilan hukum.
Aksi sumbangan koin ini merupakan aksi lanjutan dari warga Solo yang sebelumnya juga menggelar aksi serupa. Menurut
rencana, seluruh uang koin yang terkumpul dari warga Solo bakal dikirim melalui jasa pengiriman paket Tiki ke Jakarta secara
cuma-cuma.
Laporan : Fajar Sodiq | Solo