VIVAnews - Aksi solidaritas untuk Prita Mulyasari juga dilakukan di Makassar. Jurnalis Makassar mengumpulkan koin untuk Prita dengan cara memasang kotak celengan di Warung Kopi Daeng Anas, Jalan Pelita Makassar.
Aksi yang dilakukan gabungan beberapa lembaga profesi jurnalis di Makassar itu disebut ”Aksi Rp 1000 untuk Prita”. Tema utama aksi tersebut juga tertulis disalah satu sisi kotak yang terbuat dari karton itu.
Selain memasang kotak tersebut di pintu masuk warung kopi, para jurnalis juga mendatangi sejumlah pengunjung dan memintai sumbangan sebesar Rp 1000. Mereka membatasi sumbangan di angka Rp 1000, karena alasan untuk kemudahan administrasi dan pertanggungjawaban.
Humaerah, salah seorang jurnalis yang menggagas aksi itu, mengaku prihatin atas kasus yang menimpa Prita. Yakni diharuskan membayar denda sebesar Rp 204 juta.
"Kami merasa terpanggil atas kasus Prita. Hukuman tersebut merupakan upaya pengekangan tehadap kebebasan berpendapat di negeri ini,” tegas Humaerah, jurnalis yang juga anggota AJI Kota Makassar, Senin 7 Desember 2009.
Humaerah menambahkan, penggalangan dana tersebut akan dilakukan selama satu pekan. Mereka akan mendatangi warung-warung kopi di Makassar, untuk meminta sumbangan langsung terhadap masyarakat.
Selain mendatangi warung kopi, para jurnalis juga akan mengajak aktivis pers kampus untuk menggalang dana di jalan-jalan. ”Kami juga sekaligus ingin menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa semua orang bisa merasakan hal yang menimpa Prita,” tambahnya.
Bagi jurnalis di Makassar, kasus Prita merupakan kasus yang tidak masuk akal. Jurnalis di Makassar juga menganggap, Prita adalah salah seorang korban ketidakadilan dari para penegak hukum di Indonesia.
Gerakan 'Koin Peduli Prita' digagas di Jakarta. Gerakan ini dipicu vonis Pengadilan Tinggi Banten yang mengharuskan Prita membayar ganti rugi kepada Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera sebesar Rp 204 juta. Koin yang terkumpul nantinya akan disumbangkan kepada Prita untuk membayar RS Omni. Diperkirakan butuh 2,5 ton koin pecahan Rp 500 untuk mencapai nilai itu.
Para relawan 'Koin Peduli Prita' di Jakarta saat ini juga mulai mengkoordinasikan pengumpulan uang receh di sejumlah daerah. Sejak digagas dalam diskusi di mailing list (milis) Sehat Group pada Kamis petang pekan lalu, ajakan pengumpulan koin ini mendapat sambutan positif dari masyarakat di jejaring sosial Twitter dan Facebook.
Laporan: Rahmat Zeena|Makassar