Nasional

Koin Peduli Prita Mulai Menggunung

Tua, muda, kaya, miskin, datang menyumbang koin untuk membantu Prita.

Selasa, 8 Desember 2009, 07:17 WIB
Pipiet Tri Noorastuti
Koin Untuk Prita (ANTARA/Fanny Octavianus)

VIVAnews - Gerakan 'Koin Peduli Prita' terus mendapat dukungan masyarakat dari berbagai kalangan. Tua, muda, kaya, miskin, datang menyumbang koin untuk membantu Prita membayar denda kepada Rumah Sakit Omni Alam Sutera sebesar Rp 204 juta.

Di posko utama pengumpulan 'Koin Peduli Prita', Kompleks PWR No 60 Jatipadang, Jalan Taman Margasatwa, Jakarta Selatan, terkumpul lebih Rp 11 juta uang recehan. Hitungan itu didapat pada Senin malam, 6 Desember 2009, tepatnya tiga hari sejak posko dibuka.

Sejumlah sukarelawan pun mulai sibuk melakukan penghitungan manual. Mereka memisahkan koin-koin berdasarkan nilai nominalnya. Koin-koin tersebut lalu dikumpulkan dalam sejumlah plastik berlabel.

Sisilia, salah satu sukarelawan 'Koin Peduli Prita', mengatakan, sumbangan koin datang dari berbagai kalangan. Mulai dari pemulung hingga warga asing atau ekspatriat. Tak jarang pula anak-anak datang menyerahkan celengan milik mereka untuk membantu Prita.

Jumlah koin diperkirakan terus bertambah. Sebab, sejumlah posko yang tersebar di Jakarta dan daerah lainnya belum menyerahkan koin ke posko utama. "Pengiriman koin masih dikoordinasi menunggu sampai terkumpul banyak dulu," kata Sisilia dalam wawancara dengan tvOne. "Mengenai batas pengumpulan koin juga masih dikoordinasikan."

Selain di Jatipadang, posko 'Koin Peduli Prita' juga berada di warung Wetiga (Warung Wedangan W-Fi), Jalan Langsat 1/3A, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Gerakan 'Koin Peduli Prita' dipicu vonis Pengadilan Tinggi Banten yang mengharuskan Prita membayar ganti rugi kepada Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera sebesar Rp 204 juta. Koin yang terkumpul nantinya akan disumbangkan kepada Prita untuk membayar RS Omni. Diperkirakan butuh 2,5 ton koin pecahan Rp 500 untuk mencapai nilai itu. 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
rusell
10/12/2009
kalau alat menghitung koin setahu saya ada kok... bisa dengan mudah tuh di hitung... sebaiknya Bank menolak setoran dalam bentuk koin... dalam jumlah besar dari omni...
Balas   • Laporkan
Hitler
09/12/2009
Sia yang bilang penerima koin untung ? Yang ada malah buntung. Gak percaya ? Buktikan, jika ia mendapat 204 juta koin dari 200 juta penduduk indonesia yang peduli, maka sebetulnya penerima koin kehilangan peluang kedatangan 200 juta orang konsumen yang mi
Balas   • Laporkan
dony aswan
08/12/2009
HIDUPLAH BENAR YANG TATAP BENAR!!!!
Balas   • Laporkan
Zafira Kumala
08/12/2009
204 juta uang receh semua, butuh berapa karung yah... trus kasir RS omni buth waktu berapa lama untuk menghitung uangnya
Balas   • Laporkan
La kabala
08/12/2009
saya cuman mau usul aja seandainya vonis bersalah dijatuhkan kepada prita.. gmna klo koin2 tsb setelah dihitung sesuai jumlahnya di acak lagi, biar para jaksa dan hakim yg memvonis prita nanti suruh hitung sendiri bersama2 dgn pihak OMNI
Balas   • Laporkan
duckyduck
08/12/2009
just curious, kira2 berat koinnya nanti bisa lebih dari 1 ton gak ya? ckckck, kalo 1 orang 1 coin Rp500,00, 1 juta facebooker yg dukung candra-bibit kemarin cukup sudah, malah lebih..suara rakyat=suara Tuhan..
Balas   • Laporkan
Muri Rivai
08/12/2009
harapan saya program peduli prita nanti masukan kedalam MURI (Musium Rekor...) karena boleh jadi nanti koin terbesar yang dikumpulkan pertama di indonesia nanti diungkapkan dari mulai kasusnya terus hakim yang memutuskan baik pengadilan negeri maupun peng
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ