Nasional
Aliran Dana Century

Bendera: Kami Tidak Takut Dilaporkan Polisi

Bendera mengaku punya data-data untuk mendukung pernyataannya. "Nanti, belum saatnya."

Selasa, 1 Desember 2009, 10:24 WIB
Elin Yunita Kristanti, Aries Setiawan
Aktivis Bendera kencingi foto PM Malaysia Najib Razak (VIVAnews/Sandy Alam Mahaputra)

VIVAnews - Organisasi Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) mengungkap data mengejutkan dalam konferensi pers pada Senin 30 November 2009.

Dalam keterangannya, Bendera menyebut ada uang sebesar Rp 1,8 triliun yang mengalir ke sejumlah petinggi. Sontak, apa yang diungkap Bendera menimbulkan reaksi keras.

Pagi ini pukul 10.30 WIB, Trio Mallarangeng melaporkan Bendera ke Polda Metro Jaya.

Partai Demokrat yang juga disebut-sebut menerima dana juga bereaksi keras. Mereka akan menuntut Bendera secara hukum karena dianggap menyebar fitnah.

Bagaimana tanggapan Bendera? "Siap, kami tidak takut [dilaporkan polisi]," kata Koordinator Bendera, Mustar Bona Ventura, ketika dihubungi VIVAnews, Selasa 1 Desember 2009.

Ditanya soal kesahihan data yang dimiliki Bendera, Bona Ventura menjawab, "kita ada lah [kami punya data]"

Kapan data-data itu akan dikeluarkan? "Nanti, belum saatnya," tambah dia.

Pasca membeberkan nama-nama pihak yang diduga menerima dana Century, Bendera hari ini juga menyelenggarakan aksi depan Gedung DPR RI, bertepatan dengan dengan rapat paripurna angket Century.

Sebelumnya, aktivis Bendera, Ferdi Semaun menyebut sejumlah nama yang diduga sebagai penerima aliran dana Century.

Mereka adalah KPU menerima dana Rp 200 miliar, LSI Rp 50 miliar, FOX Rp 200 miliar, Partai Demokrat Rp 700 miliar.

Juga Edhie Baskoro Yudhoyono Rp 500 miliar, Hatta Radjasa Rp 10 miliar, Mantan Panglima TNI, Djoko Suyanto Rp 10 miliar, mantan Jubir Presiden Andi Malarangeng Rp 10 miliar, Rizal Malarangeng Rp 10 miliar, Choel Malarangeng Rp 10 miliar, dan Pengusaha Hartati Murdaya Rp 100 miliar.

Sebelumnya, Choel Mallarangeng membantah informasi Bendera. Dia menyebut itu sebagai fitnah.

"Saya dibilang terima Rp 10 miliar dan FOX Rp 200 miliar. Fitnah macam apa ini. Kalau fitnah seperti ini dibiarkan terus dan nanti publik mengiranya benar, makanya saya lapor ke yang berwajib," kata dia.

Hatta Rajasa juga membantahnya. "Saya akan melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian agar diusut karena  tidak baik fitnah seperti ini," kata Hatta di Kantor Menko Perekonomian, Selasa 1 Desember 2009.

Demikian juga dengan Partai Demokrat yang mengeluarkan reaksi keras. "Itu fitnah keji dan kejam. Kami akan menuntut pihak yang mengatakan Partai Demokrat menerima aliran dana," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat Anas Urbaningrum, di Gedung DPR, Selasa, 1 Desember 2009.

• VIVAnews
Rating
Komentar
ujang
01/12/2009
BENDERA ___kalo emang taw dan punya bukti kenapa ga dilaporin ke KPK aja---jangan cuma OMDO dong----udah ga jamannya lagi TAW ataw jangan2 BENDERA nebeng tenar he2
Balas   • Laporkan
ujang
01/12/2009
BENDERA ___kalo emang taw dan punya bukti kenapa ga dilaporin ke KPK aja---jangan cuma OMDO dong----udah ga jamannya lagi TAW ataw jangan2 BENDERA nebeng tenar he2
Balas   • Laporkan
Aad Muhammad
01/12/2009
Sebaiknya kasus century ini di buka seperti harapan masyarakat selama ini, kalau ada indikasi Fitnah yang di lakukan organisasi tertentu sebaiknya tuntut secara hukum agar menjadi efek jera bagi tukang fitnah, tapi saya yakin tak ada asap kalau tak ada ap
Balas   • Laporkan
cheprut
01/12/2009
yang jelas, satu dari dua pihak dag-dig-dug. Bisa dari bendera, bisa juga dari penerima dana.
Balas   • Laporkan
Murdana Zailani
01/12/2009
PANTESAN INDONESIA DI SIKAT TERUS SAMA ALLOH BIAR BERSIH DOSA2NYA TAPI KASIHAN YANG KENA PULUNGNYA, SIAPA YANG DHZOLIM SIAPA YANG KENA GETAHNYA MAHA BENAR ALLOH DLM SEGALA FIRMANNYA !!!
Balas   • Laporkan
Maulana
01/12/2009
Pengadilan dibersihkan dulu dari makelar kasus, baru boleh gelar kasus ini di pengadilan...
Balas   • Laporkan
masarif
01/12/2009
kalau terbukti itu fitnah, tangkap orang yg memfitnah krn membuat keruh suasana. tp kalau benar2 terbukti menerima (pihak2 yg disebut oleh Bendera), tangkap juga org2 yg merampok uang rakyat.. ADIL & tdk perlu RIBUT..
Balas   • Laporkan
A. Savitri
01/12/2009
Tokek .. Percaya .. Tokek .. Enggak Percaya .. Tokek ... Tokek... Tokek...(Hutan Gunung Sawah Lautan, Simpanan Kekayaan. Kini Ibu Sedang Lara. Merintih dan Berdoa)
Balas   • Laporkan
Kaisar
01/12/2009
takut emang hanya kpd ALLAH. Tp kalau ditahan nggak boleh stress nyalahin orang lain, itu resiko anda sendiri.
Balas   • Laporkan
ANISSA BAHRAIN
01/12/2009
MARI KITA BERCERMIN DAN BERKATA : " SUDAH JUJURKAH SAYA....????????
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ