Nasional
Aliran Dana Century

Anas: Kami Akan Tuntut Penyebar Fitnah Itu

"Kami akan menuntut yang mengatakan Partai Demokrat menerima aliran dana," kata Anas.

Selasa, 1 Desember 2009, 10:03 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Anggi Kusumadewi
Ketua Umum Demokrat Hadi Utomo dan Anas Urbaningrum (ANTARA/Widodo S Jusuf)

VIVAnews - Partai Demokrat membantah menerima aliran dana Bank Century. Partai utama pendukung pemerintah itu akan menuntut pihak yang menuduh Partai Demokrat menerima aliran dana Bank Century.

"Itu fitnah keji dan kejam. Kami akan menuntut pihak yang mengatakan Partai Demokrat menerima aliran dana," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat Anas Urbaningrum, di Gedung DPR, Selasa, 1 Desember 2009.

Pernyataan Anas itu dipicu tuduhan sejumlah sejumlah aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) yang menyebut Partai Demokrat menikmati aliran dana Bank Century. "Jika tidak ada fakta, jangan suka main tuduh dan main fitnah. Kami yakin, kami totally clean," ujarnya.

Bendera menyebut eksplisit nama lembaga, partai politik, dan orang yang diduga menerima aliran dana Bank Century, berikut besaran uangnya, mulai dari Rp 10 miliar sampai Rp 700 miliar. Mereka menyebut total dana Century yang mengalir kepada pejabat politik mencapai Rp 1,8 triliun.

Sementara itu, Trio Mallarangeng yang terdiri dari Andi Mallarangeng, Rizal Mallarangeng, dan Choel Mallarangeng pagi ini, Selasa 1 Desember 2009, berniat mendatangi Polda Metro Jaya. Mereka akan mengadukan Bendera atas dugaan pencemaran nama baik.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Sang kritikus
01/12/2009
Saat inilah kita bisa melihat ulah komplotan para partai politik yang memainkan perannya seakan-akan mereka benar,,Bendera hanya berani mulut aja lihat pada saat ulah malaysia ke Indonesia mereka klaim udah kirim orang2 untk tekan malaysia muhaa,,sekarang
Balas   • Laporkan
gunawan
01/12/2009
iya, saya sangat setuju kasus bank century ini benar-2 diusut sampai tuntas... sebetulnya masalah ini gampang kok.. ibarat orang tua bilang kalau tangkap ular itu kita tangkap kepalanya jangan tangkap ekornya nanti ular itu berbalik mematuk.. jadi kasu
Balas   • Laporkan
Cah gemblung
01/12/2009
Kami mendukung penuh upaya anda pak, untuk menuntut bendera. Organisasi seperti itu mesti diberi pelajaran. Saya sangat heran dengan "Bendera", karena dimana ada mereka pasti ada saja orang yang dibuatnya susah. Seperti ketika sweeping WN Malaysia, hanya
Balas   • Laporkan
panjul
01/12/2009
iya pak laporin aja biar makin rame. banteng ngamuk serudak seruduk.. congor putih meradang. moga2 nabrak dinding biar congornya berdarah. makin jelas gak ada loe gak rame
Balas   • Laporkan
iendonesia
01/12/2009
Politisi PDIP harus belajar politik yang bijak tanpa harus menyebarkan fitnah, kebencian dan kemarahan....
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ