Nasional

Film Kontroversial Balibo Diputar di Jakarta

TNI digambarkan dibalik pembunuhan lima wartawan Australia. Namun, RI membantah hal itu.

Selasa, 1 Desember 2009, 08:18 WIB
Elin Yunita Kristanti
Adegan wartawan Australia di film Balibo (Balibo.com.au)

VIVAnews - Film kontroversial, Balibo Five buatan Australia akan diputar perdana di Indonesia, hari ini, Selasa 1 Desember 2009.

Film besutan Robert Connolly yang menceritakan aksi pembunuhan lima wartawan Australia oleh tentara Indonesia di Timor Timur (sekarang Timor Leste) pada 1975 akan diputar di bioskop di Jakarta.

Promotor pemutaran film, Jakarta Foreign Correspondents Club, nekat menayangkan Balibo Five meski Lembaga Sensor Film (LSF) belum memutuskan apakah menerima atau melarang isi film tersebut.

Seperti dimuat laman Big Pond, 1 Desember 2009, film Balibo Five juga akan ditayangkan dalam Jakarta International Film Festival 4 sampai 12 Desember 2009, namun rencana itu tergantung ijin LSF.

Meski sepi di Indonesia, isu Balibo Five kembali ramai di Australia. Apalagi, setelah Kepolisian Federal Australia (AFP) membuka kembali kasus kasus dugaan kejahatan perang tersebut pada 20 Agustus 2009.

Menurut Australia, Gary Cunningham, Malcolm Rennie, Greg Shackleton, Tony Stewart, dan Brian Peters diduga dieksekusi oleh pasukan khusus TNI pada Oktober 1975. Tujuannya,agar mereka tak menyiarkan secara detil invasi Indonesia atas Timor Timur.

Beberapa petinggi TNI diincar atas dugaan keterlibatannya dalam kematian lima wartawan tersebut, dua diantaranya masih hidup.

Salah satunya adalah Yusnus Yosfiah, mantan kapten TNI yang pernah menjadi seorang politisi. Yunus diketahui sebagai anggota DPR RI periode 2004-2009 dari PPP.

Satu lagi adalah Cristoforus da Silva yang saat ini diduga tinggal di Nusa Tenggara Timur.

"Ada bukti yang mengaitkan antara perintah dari kepala pasukan khusus, Mayor Jenderal Benny Moerdani kepada Kolonel Dading Kalbuadi, kemudian perintah itu diteruskan ke kapten [Yunus Yosfiah]," kata Pinch, seperti dimuat laman Sydney Morning Herald, Rabu 9 September 2009,

Baik Benny Moerdani maupun Dading Kalbuadi saat ini sudah meninggal dunia.

Pembukaan kasus Balibo sangat mengejutkan bagi Indonesia. Sebab, pemerintah jauh-jauh hari telah menyatakan tak ada pembunuhan,  kelima wartawan tersebut tewas dalam baku tembak antara TNI dan tentara pro kemerdekaan Timor Timur. Kasus Balibo, bagi Indonesia, telah ditutup.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
ponca
05/04/2010
mana yang lebih jahat, waktu australia gabung sama AS, bombardir Irak????
Balas   • Laporkan
maulello
04/12/2009
kan indonesia harus tanggung jawab atas perbuatannya yg selama ini meraka terapkan di timor leste, terutama para petingi ABRI, Polisi dan meraka yg terlibat dlm masalah ini. film ini menunjukan bahwa betapa kejinya perbuatan yg dilakukan oleh militer indo
Balas   • Laporkan
ghie
03/12/2009
lah gak usah dipikirin hal-hal gak penting kaya gitu, gak ada untungnya buat bangsa kita n gak pengaruh thdp Indonesia.
Balas   • Laporkan
subur
01/12/2009
Kita tahulah TNI itu juga banyak lembaran hitamnya, tapi Australia kan opportunis juga, dulu dia juga yang dukung2 Timtim ke Indonesia, habis itu dia juga yang ngambil alih (Via PBB), sibuk amat sih ngurusin cerita lama di Timor Leste, coba ya Australia g
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ