Nasional
Idul Adha 2009

Sapi Pimpinan Polri Idap Cacing Hati

Jika dikonsumsi dapat mengakibatkan penyakit pada manusia.

Jum'at, 27 November 2009, 10:32 WIB
Pipiet Tri Noorastuti, Desy Afrianti
Kapolri Bambang Hendarso (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Tim Pengawas Kesehatan Hewan menemukan seekor sapi milik pimpinan Polri yang dikurbankan di Mabes Polri menderita penyakit cacing hati atau fasciola hepatica.

"Cacing hati ditemukan di sapi ketiga yang dipotong, cacingnya masih hidup," kata Kezia, anggota tim dari Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor, Jumat, 27 November 2009.

Setelah sapi dipotong, tim pengawas kesehatan meminta daging dan hati dipisahkan. Tim lalu memeriksa organ hati sapi yang telah dipotong. Sebab, penyakit cacing hati ini sulit terdeteksi saat sapi masih hidup. "Harus dicek langsung organ hatinya setelah dipotong," ujarnya.

Menurut Kezia, pemeriksaan organ hati sangat penting. Sebab, jika hati yang terjangkit penyakit cacing sangat tidak layak dikonsumsi dan dapat mengakibatkan penyakit. "Tapi daging yang sudah dipisahkan tak masalah," ujarnya.

Tiga sapi yang dipotong pertama itu adalah milik Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Makbul Padmanegara, dan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri, Komisaris Jenderal Yusuf Manggabarani. Jadi sapi yang mengidap cacing hati itu adalah milik salah satu dari tiga pimpinan Polri itu.

Dalam Idul Adha kali ini, Mabes Polri memotong 24 sapi dan sejumlah kambing. Empat sapi milik Kapolri, dua milik Wakapolri, dan sejumlah petinggi Polri lainnya masing-masing satu sapi, termasuk mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji.

• VIVAnews
Rating
Komentar
susno
27/11/2009
itu pertanda bahwa salah satu petinggi POLRI bermasalah, dia punya "penyakit hati"... Mohon untuk para petinggi POLRI untuk segera bertaubat, ini adalah tanda2 kekuasaan Allah
Balas   • Laporkan
Budi
27/11/2009
hmmmm...gimana amal-amalan...kalo punya penyakit hati ya jadinya cacing hati... :)
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ