Nasional

MA: Pemerintah Lalai Gelar Ujian Nasional

Pemerintah terbukti merugikan siswa peserta ujian secara materiil dan imateriil.

Rabu, 25 November 2009, 13:19 WIB
Arry Anggadha, Eko Huda S
Ilustrasi keputusan pengadilan (unisa.edu.au)

VIVAnews - Mahkamah Agung menolak permohonan pemerintah terkait perkara ujian nasional. Mahkamah Agung menegaskan pemerintah telah lalai dalam melaksanakan ujian nasional.

Putusan ini dibacakan majelis kasasi yang diketuai Abbas Said dengan anggota Mansur Kartayasa dan Imam Harjadi. Putusan dibacakan pada 14 September 2009. Putusan ini menguatkan putusan dari pengadilan tingkat pertama dan banding.

Pada putusan pengadilan tingkat pertama, majelis menilai pemerintah telah lalai dalam meningkatkan kualitas guru, sarana dan prasarana pendidikan, serta informasi khususnya di daerah pedesaan.

Pemerintah juga dinyatakan mengabaikan implikasi ujian nasional. Karena masih terdapat kecurangan baik yang dilakukan guru maupun siswa supaya lulus ujian nasional.

Hakim juga berpendapat, pemerintah telah memenuhi unsur melawan hukum. Pemerintah terbukti merugikan siswa peserta ujian secara materiil dan imateriil.

Kerugian materiil itu berupa biaya pendidikan selama tiga tahun. Sedangkan kerugian imateril berupa tekanan psikologis dan kehilangan kesempatan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

Hakim mencontohkan ada siswa yang sudah mendapatkan beasiswa dari universitas negeri dan universitas di luar negeri. Bahkan ada pemenang olimpiade fisika yang tidak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi karena tidak lulus ujian nasional.

• VIVAnews
Rating
Komentar
yokarizen fath yasin
30/11/2009
assalamualaikum. saya setuju dengan apa yang disampaikan diatas, UN sebaiknya dibatalkan saja, jujur, saya sebagai siswa kelas 3 SMA merasa tertekan dengan adanya UN, apalagi dengan permen yang menyatakan bahwa UN tidak diadakan di sekolah masing-masing,
Balas   • Laporkan
Dewa Arga Putra
25/11/2009
Setuju dengan apa yang diputuskan ole MA, sebaiknya UN tidak ditiadakan lagi karena bisa berdampak kepada terjadinya tekanan mental pada siswa, serta terjadinya kerugian baik secara materi maupun non materi. Contoh seorang siswa yang telah lulus dalam lom
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ