Nasional

Bos Penganiaya Karyawati Ditangkap

Polisi telah menetapkan Ricky sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan itu.

Jum'at, 13 November 2009, 10:45 WIB
Eko Priliawito, Sandy Adam Mahaputra
Diborgol (canada.com)

VIVAnews - Kepolisian Resor Jakarta Pusat telah menangkap Bos PT Ahluwalia yang dilaporkan karyawanya melakukan penganiayaan.

Pria warga negara India bernama Ricky Ahluwaliah itu, ditangkap polisi di tempat persembunyiannya di kawasan Jakarta Pusat, Kamis 12 November 2009 sore.

Kapolres Jakarta Pusat, Komisaris Besar Ike Edwin mengatakan, saat ini Ricky telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan.

"Masih Dilakukan pengembangan, untuk memastikan adanya tersangka lain," ujar kapolres saat dihubungi wartawan, Jumat 13 November 2009.

Seperti diberitakan sebelumnya,  sedikitnya 25 karyawan yang umumnya perempuan dua kali melaporkan kasus penganiayaan yang dilakukan Ricky Ahluwaliah, ke Polres Jakarta Pusat.

Selama proses hukum, mereka didampingi pengacara dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Jakarta.

Sebelumnya  pengacara karyawan dari PBHI, Hendrik Sirait, menilai penganiayaan yang diterima oleh para karyawan itu sudah di luar batas kemanusiaan.

“Bentuk penganiayaan mulai dari penamparan, dipaksa menjilat sendal sampai dipaksa minum air dari toilet,” kata Hendrik.

Selain dianiaya, kata Hendrik, para karyawan itu juga dipaksa mengundurkan diri tanpa melalui aturan main. Bahkan, mereka juga dituduh melakukan pencurian barang.

Polisi telah memeriksa keterangan dari sebanyak 20 karyawan yang menjadi saksi kasus ini.

Beberapa waktu lalu pengusaha Ricky membantah kasus ini. Dia mengatakan kalau karyawannya telah melakukan pencurian.

“Saya punya  buktinya, mereka menandatangi surat pengakuannya, dan saya juga punya video rekamannya,” kata Ricky. “Jadi saya menolak keras kalau dibilang menganiaya.”



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Rusli
04/02/2010
pelecehan terhadap bangsa kita oleh bangsa asing di negeri kita sendiri wallahualam. Usir aja itu orang suruh pulang kenegerinya sendiri...
Balas   • Laporkan
Pitung
13/11/2009
itu warga negara India kok bisa2 nya berlaku kasar di Negara Republik Indonesia yang berdaulat,..Kalo Polisi Kagak ngehukum itu Orang,....Berarti bener2 Polisi emang bisa di beli,...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ