Nasional

Pergantian Nama Jabar jadi Pasundan Realistis

Penggantian nama Provinsi tersebut bukan merupakan gerakan politik dari tokoh Jawa Barat.

Senin, 2 November 2009, 09:18 WIB
Amril Amarullah
  (vsi.esdm.go.id)

VIVAnews -- Upaya pergantian nama Provinsi Jawa-Barat menjadi Provinsi Pasundan terus mendapatkan dukungan. Setelah dari wakil ketua DPRD Subang, upaya pergantian provinsi yang diprakarsai tokoh adat mendapat respon positif dari Angkatan Muda Siliwangi (AMS).

AMS menilai, pergantian nama Provinsi tersebut bukan merupakan gerakan politik dari tokoh Jawa Barat. Bahkan, ditegaskan AMS, dengan adanya penggantian nama, merupakan langkah positif dalam memaknai Bhineka Tunggal Ika.

"Ini bukan gerakan politis, merupakan gerakan psikologis masyarakat Jawa Barat, yang akan merasa lebih terwakili dengan nama Pasundan. Mayarakat etnis Sunda akan lebih merasa disadarkan, bahwa dirinya adalah orang sunda, jadi realistis," kata anggota Dewan Penasehat AMS, Dedi Roekena.

Lebih lanjut, dijelaskan Dedi, upaya penggantian nama tersebut tidak akan berdampak pada perubahan daerah teritorial yang telah ditetapkan sebelumnya. "Harus dipahami, ini bukan upaya melepaskan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hanya berganti nama, tidak lebih," ujar Dedi.

Meski demikian, Dedi berharap penggantian nama tersebut dilakukan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. "Namun, upaya ini harus memiliki konsep yang jelas serta mampu menjelaskan kepada masyarakat melalui argumentasi rasional, sekaligus ditempuh sesuai prosedur. Sehingga, penggantian nama Provinsi tidak hanya sekedar wacana," jelasnya.

Laporan: Inin Nastain | Subang  

• VIVAnews
Rating
Komentar
monpar
27/02/2011
Soalnya ada yang lebih barat lagi, yaitu Banten.Jadi masa Jawa Barat Tengah ? jadi Pasundan saja. Tidak masalah butuh biaya juga, daripada pajak rakyat di gunakan untuk hal-hal pribadi pejabat, mending untuk ini.
Balas   • Laporkan
jojon
02/01/2010
Bener kata pak Fahmi, gak kebayang potensi korupsi yang timbul karenanya. Udahlah, coba jalan2 ke gang tirta di ciaul, lihat rumah2 orang miskin disana. Mendingan biaya2 untuk penggantian nama itu dikonversi untuk kepentingan mereka, misalnya, bikin WC um
Balas   • Laporkan
ahmad
15/12/2009
bagus itu.. kalo diganti menjadi propinsi pasundan.., lebih membumi n yang lebih penting lagi baru sadar kali ye... orang jabar, saya sebagai org jabar mendukung coy... 100%
Balas   • Laporkan
seger
02/11/2009
knp sih g mau pke nama jabar kok hrs pasundan ...........emangnya tkt klo si kabayan g lucu lagi
Balas   • Laporkan
Fahmi
02/11/2009
"Apalah arti sebuah nama" Untuk mengganti nama tersebut, berapa biaya yg harus dikeluarkan, untuk mengganti kop surat tk Propinsi,Kabupaten/Kotamadya,Kecamatan,Kelurahan,RW,RT. Mengganti alamat rumah. Mencat kembali Plang Sekolah/Kantor Pemerintahan. Tan
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ