Nasional
Gempa Sumatera Barat

Ada Upaya Penyebaran Agama Tertentu di Padang

Penyebaran dilakukan warga negara Amerika dibantu Lembaga Alkitab dari Jakarta.

Senin, 2 November 2009, 08:45 WIB
Amril Amarullah
Hotel Ambacang & Bumi Minang (warna merah muda) setelah gempa (Antara/ Ismar Patrizki)

VIVAnews - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat temukan upaya penyebaran agama tertentu pada masyarakat korban bencana di Koto Tinggi, Padang Alai, Kabupaten Padang Pariaman.

Menurut Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polresta Pariaman untuk menangani kasus penyebaran agama berkedok bantuan.

"Kami dan masyarakat tangkap langsung pelakunya dan barang bukti berupa injil telah disita di Polres Pariaman," kata Gusrizal Gazahar pada VIVAnews, Senin, 2 November 2009.

MUI menemukan upaya penyebaran agama tertentu pada orang yang telah beragama ini setelah melakukan penulusuran ke sejumlah daerah yang terkena dampak bencana. Gusrizal mengatakan, penyebaran Injil ini dilakukan warga negara Amerika dibantu Lembaga Alkitab dari Jakarta.

"Warga Indonesia dari Lembaga Alkitab ini berinisial Toni dan saat ini Polresta Pariaman menyita sekitar 20 Injil yang dibagi-bagikan mereka," kata Gusrizal. MUI Sumbar mengaku kecewa dengan kedok penyebaran agama ini berkedok bantuan.

Sejauh ini, ujar Gusrizal, pihaknya telah menyebarkan sejumlah ulama di berbagai titik bencana untuk mengantisipasi sejumlah kasus yang menghebohkan masyarakat Sumbar ini. MUI saat ini berkonsentrasi untuk menyebarkan ulama-ulama memantau kasus serupa di Kabupaten Agam.

Sekitar 20 tim disebarkan MUI Sumbar untuk memeriksa kasus-kasus penyebaran agama berkedok bantuan. Kekhawatiran MUI Sumbar muncul saat bantuan masyarakata Israel berdatangan ke Kabupaten Padang Pariaman.

"Jika memang membantu dengan alasan kemanusiaan tidak ada masalah, tapi jangan digunakan untuk kepentingan lain," kata Ketua MUI Sumbar ini.

Laporan: Eri Naldi | Padang



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
checking
09/11/2009
tuk parjo, bertobatlah, karena kalo orang islam bukan menyebarkan agama tapi mengingatkan kepada sesama agamanya, tidak menyebarkan agama kepada orang yg sudah beragama !!!, waspadai terhadap pelemahan bangsa melalui cara cara yang berbau SARA
Balas   • Laporkan
riko
02/11/2009
sayang sekali dengan hal itu, kita harus mencermati mana tau ada dari pihak tertentu ingin menfgadu domba..... terima saja bantuannya.... tolak agamannya.... jangan berkelahi karena itu..... kayak anak2
Balas   • Laporkan
parjo
02/11/2009
Semua agama juga berambisi menyebarkan agamanya masing-masing. Kalo ngga begini, gimana agama yg bersangkutan bisa menyebar. Ga usah munafiklah.
Balas   • Laporkan
hartono
02/11/2009
itu mah biasa. dalam agama islam Alloh sudah mengabarkan kalau orang kafir yahudi dan nasrani akan menginfakkan harta mereka tanpa eman eman demi untuk menghalangi manusia dari jalan alloh.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ