Nasional

AS Diharapkan Bantu Universitas Pertahanan RI

Harapan tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro.

Jum'at, 30 Oktober 2009, 10:20 WIB
Amril Amarullah
  (ANTARA/Ujang Zaelani)

VIVAnews -- Departemen Pertahanan Republik Indonesia mengharapkan dukungan, bantuan dan kerjasama dari Amerika Serikat dapat diberikan kepada pemerintah Indonesia yang saat ini tengah membangun Indonesia Defence University (lDU).

Harapan tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro saat menerima kunjungan Delegasi The Capstone General And Flag Officer Course, di kantor Dephan, Jakarta.

"Sekembalinya delegasi AS dari Indonesia untuk menyampaikan pesan kami kepada para akademisi dan rekan-rakan semuanya yang berada di AS sehingga dapat memperkuat pembentukan IDU," kata Menhan kepada Delegasi The Capstone General And Flag Officer Course.

Menhan RI mengatakan, beberapa orang tim IDU saat ini sedang berada di AS untuk membicarakan National Defence University (NDU). Pembicaraan mengenai NDU tersebut diharapkan dapat memperkuat pembentukan IDU. Kerjasama pembentukan IDU sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan hubungan kerjasama antara kedua negara khususnya kerjasama di bidang pertahanan.

Menhan lebih lanjut menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah AS atas kerjasama yang telah terjalin baik selama ini terutama kerjasama dalam bidang pertahanan. Sejak kemerdekaan Indonesia 64 tahun yang lalu, Indonesia mulai menjalin kerjasama pertahanan pada tahun 1950-an. Hubungan yang terjalin itu mengalami fluktuasi.

Kerjasama RI dengan AS dibidang pertahanan, selain kegiatan pendidikan dan latihan serta kunjungan pejabat kedua Angkatan Bersenjata, bentuk kerjasama lainnya antara lain  melalui Forum Dialog Indonesia - United States Security Dialogue  (IUSSD) yang dilanjutkan dengan US-Indonesia Bilateral Defence Discussion (USIBDD) antara pejabat Angkatan Bersenjata dari kedua Negara.

Menhan menjelaskan, untuk memperkuat hubungan kerjasama bidang pertahanan, saat ini kedua negara sedang melakukan proses akhir pembuatan DCA (Defence Cooperation Agreement) sebagai payung hukum kerjasama pertahanan RI-AS. Dan pemerintah Indonesia berharap tahun depan kerjasama ini dapat ditandatangani kedua belah pihak.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ