VIVAnews - Gempa berkekuatan 7,6 Skala Richter 30 September 2009 lalu, di Sumatera Barat telah meluluhlantakan sejumlah bangunan. Bangunan yang juga mengalami kerusakan adalah sekolah.
Salah satu sekolah yang mengalami rusak parah tersebut adalah SDN 03 Batang Anai, Kec. Batang Anai, Kab. Padang Pariaman. Melalui Bakrie Untuk Negeri (BUN) bersama ANTV Peduli, serta Dompet Dhuafa Republika membangun sekolah sementara.
Bantuan lain yang juga diberikan berupa perlengkapan sekolah siswa seperti tas, buku tulis dan alat tulis. Bukan hanya murid, guru juga mendapatkan bantuan berupa pakain batik. Selain untuk sekolah, melalui Bakrie Telecom juga memberikan satu perangkat Wifone untuk menunjang komunikasi.
Wakil Ketua Bakrie Untuk Negeri Ibu Adinda Bakrie Ong, mengatakan bantuan tersebut wujud kepedulian Kelompok Usaha Bakrie melalui gerakan Bakrie Untuk Negeri meringankan beban korban gempa, terutama masalah pendidikan.
"Kami berharap dengan bantuan sekolah sementara ini, adik-adik bisa kembali belajar dengan baik, apalagi mengingat hari Senin depan mereka sudah melakukan ujian tengah semester," ujar Dinda.
"Mudah-mudahan dengan bantuan seragam dan perlengkapan sekolah baru yang mereka terima, dapat mengembalikan semangat mereka untuk belajar dengan giat walau ditengah kondisi yang memperihatinkan karena musibah gempa kemarin," tuturnya.
Selanjutnya, setelah pembangunan sekolah sementara ini, Bakrie Untuk Negeri juga berencana membangun sekolah permanen yang akan dilaksanakan dalam tahap recovery pasca gempa bumi Sumatera Barat.
Bakrie Untuk Negeri juga memberikan fasilitas MCK dan air bersih untuk sekolah tersebut berupa pemasangan closed baru dan 2 mesin pompa air.
amril.78@vivanews.com