Nasional

Menhub Tak Berhak Copot Posisi Kepala Stasiun

"Pencopotan itu haknya direksi bahwa itu ada keluhan regulator bisa jadi pertimbangan."

Kamis, 29 Oktober 2009, 10:47 WIB
Antique, Elly Setyo Rini
  (VIVANews/ Anhari Lubis)

VIVAnews - Pencopotan Kepala Stasiun Kota oleh Menteri Perhubungan Freddy Numbery dinilai melebihi kewenangan direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Menurut Sekretaris Kementerian Negara BUMN Said Didu, pencopotan Kepala Stasiun Kota bukan menjadi kewenangan menteri. "Pencopotan itu haknya direksi bahwa itu ada keluhan regulator bisa jadi pertimbangan," kata dia.

Sebelumnya, Freddy Numbery mencopot Kepala Stasiun Kota akibat buruknya pelayanan di stasiun tersebut. Bahkan, petinggi-petinggi pelayanan publik lain seperti stasiun, bandara, dan pelabuhan juga terancam dicopot.

Menhub baru itu juga sempat kesal dengan joroknya Bandara Soekarno Hatta, saat melakukan kunjungan mendadak (sidak) ke bandara internasional tersebut.

antique.putra@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
harry
29/10/2009
Wah Koq Sekertaris meneg BUMN Said Didu berkomentar membela Kepala stasiun kota dan Bandara yg amburadul. BUKA MATA PAK SAID DIDU, HAMPIR SEMUA PENGGUNA BANDARA SOETA APALAGI ORANG ASING MENGELUH SOAL INI, JANGAN JANAGN BPK ADA KEPENTINGNYA DISITU YA ?
Balas   • Laporkan
harry
29/10/2009
Wah Koq Sekertaris meneg BUMN Said Didu berkomentar membela Kepala stasiun kota dan Bandara yg amburadul. BUKA MATA PAK SAID DIDU, HAMPIR SEMUA PENGGUNA BANDARA SOETA APALAGI ORANG ASING MENGELUH SOAL INI, JANGAN JANAGN BPK ADA KEPENTINGNYA DISITU YA ?
Balas   • Laporkan
bingung
29/10/2009
Kalo bicara kondisi stasiun ka, dari Bogor ke Kota, hampir semuanya kotor dan kumuh kecuali Gambir apalagi saat hujan. Di bandara Soeta juga banyak orang berkeliaran gak jelas (pedagang asongan pulpen, taxi gelap) . Tantangan yang tidak ringan untuk diper
Balas   • Laporkan
Hapa
29/10/2009
Kalo perlu copot sekalian deh tuh Sekretaris Kementerian Negara BUMN sekalian......kerja yg benar makanya....
Balas   • Laporkan
hartono
29/10/2009
ini pak said didu kok lucu . dia itu atasan mentri apa ya !!! kalau said didu jadi mentri mungkin semua amburadul. benar pak mentri
Balas   • Laporkan
hartono
29/10/2009
ya harus begitu. mentri itu paling tinggi dlm jajaran depertemen. ia berhak memecat anak buah . untuk pelajaran pejabat lain
Balas   • Laporkan
tatang eko
29/10/2009
begitulah klo punya menteri yang sok. Hanya dengan sidak langsung maen pecat gak tau hirarki. Ditanya komendan apa yang menyebabkan permalahan itu, jangan asal pecat aja.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ