Buntut Pencopotan Kepala Stasiun Kota
Said Didu: Bandara Kita Tak Amburadul
"Buktinya, seluruh pesawat internasional mendarat dan berani datang."
Kamis, 29 Oktober 2009, 10:35 WIB
Antique, Elly Setyo Rini
Bus di Bandara Soekarno-Hatta (VIVAnews/Maryadi)
VIVAnews - Menteri Perhubungan Freddy Numbery mencopot Kepala Stasiun Kota karena buruknya pelayanan di stasiun tersebut. Petinggi-petinggi stasiun, bandara, dan pelabuhan lain juga terancam dicopot. Bahkan, Freddy sempat kesal dengan joroknya Bandara Soekarno Hatta.
Menteri Muhaimin Iskandar juga kesal dengan pelayanan di Bandara Soekarno Hatta yang dinilainya amburadul. Terutama pelayanan untuk para Tenaga Kerja Indonesia(TKI).
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Kementerian Negara BUMN Said Didu membantah pernyataan Menhub yang mengatakan Bandara Soekarno Hatta amburadul.
"Bandara kita tidak amburadul, buktinya seluruh pesawat internasional mendarat dan berani datang," kata Said di sela-sela peluncuran buku "Berani Tidak Populer" Mustafa Abubakar di kantor Bulog Jakarta, Rabu malam, 28 Oktober 2009.
Seharusnya, dia menambahkan, pemerintah menetapkan satu standar wajib yang diterapkan seluruh pelaksana pelayanan publik.
"Kuncinya di standar, seperti di jalan tol ada standarnya. Jika regulator menetapkan standar, BUMN akan memenuhi," ujarnya.
Seperti misalnya, Said menambahkan, standar kebersihan atau standar ketertiban pada pelayanan publik. "Itu yang paling fair," kata dia.
antique.putra@vivanews.com
alvin
29/10/2009
Masa kebersihan WC aja harus diatur pemerintah?? WC di pabrik saya jauh lebih bersih dan wangi dari bandara cengkareng !!
ANEH
29/10/2009
Dukung pelayanan publik yang baik dan memuaskan..
Penawaran Asuransi-asuransi di Airport sangat mengganggu!!! kan para penumpang dah dapat asuransi.. kenapa harus ditawarin asuransi lagi...
Tolong Menhub perhatikan di bandara-bandara Daerah.. Lanjutkan
anti pejabat nato
29/10/2009
Widihh pinter amat ngelesnya pak...? ente kagak pernah jadi TKI sih, kemana-mana di kawal, pastinya setiap kunjungan ke bandara angpao nya tebel-tebel.....petugas immigrasi di bandara pun perlu diperhatikan tuh...
pak fredy numberi. saya usul sebaiknya pak said didu dipecat juga
lucu said didu ini . dia nggak pernah jadi TKI . saya pernah jadi TKI pak . benar benar amburadul bandara dan para pegawai dan jajarannya . pak didu ini hanya mau bela BUMN nya . kalau pejabat seperti ini semua jadi amburadul semua.
Romy
29/10/2009
Walah pak, pesawat internasional datang kok jadi ukuran bandara amburadul atau tidak. Lah, mereka datang kan terpaksa harus datang karena keterkaitan Indonesia dengan dunia luar. Tetapi, faktanya bandara kita memang amburadul tuh pak. Masak ojek masuk ban
the bunga merah
29/10/2009
pintar sekali bicara pak!!! coba bapak2 sekali di bandara gak usah dikawal..liat bandara nasional maupun internasionalnya, semrawut!!! jangan omong doank!!!!
pesawat
29/10/2009
ga amburadul apaan?? situ enak pejabat lwt VIP. coba jd warga biasa, airport kyk pasar, jualan apa aja ada. blm lg, tipuan asuransi. turis jg bisa dikerjain...
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar