Nasional
National Summit 2009

SBY: Siapa Bilang Indonesia Tidak Bisa

Indonesia sering dicemooh oleh negara tetangga tidak mampu melakukan apa-apa.

Kamis, 29 Oktober 2009, 10:17 WIB
Umi Kalsum, Agus Dwi Darmawan
  (Biro Pers Istana Presiden/Abror Rizki)

VIVAnews - Itu bukan judul lagi, tapi judul makalah yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pembukaan National Summit 2009. SBY sengaja menorehkan judul itu karena seringnya Indonesia dicemooh negara lain.

"Kita ini sering dicemooh, diramal banyak pihak, hal-hal yang buruk, mungkin tetangga, mungkin negara lain, di tingkat dunia, mungkin juga tubuh kita sendiri. Misalnya 10-11 tahun lalu, kita diramalkan bubar," kata SBY dalam acara yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis 29 Oktober 2009.

Saat itu di Indonesia diramalkan bakal terjadi Balkanisasi seperti di Yugoslavia, dianggap negara gagal. "Luar biasa Tuhan Maha Besar, bangsa kita tidak seperti itu dan kita masih seperti ini," kata SBY.

Awal reformasi dulu, Indonesia yang baru membangun sistem demokrasi dipandang sebelah mata. "Lalu dicemooh, ah mana bisa. Soal HAM diejek, menegakkan HAM, ah mana mungkin? Tapi sekarang, lima tahun ini Alhamdulillah tidak ada (cemooh)," ujar dia.

Beberapa tahun lalu, kata dia, sistem pemilihan presiden dan wakil presiden, gubernur, walikota yang dilakukan secara langsung dianggap hanya mimpi.

"Tapi sekarang semua oleh rakyat. Aceh setelah 32 tahun, terus konflik berdarah, kita bertekad Aceh selesai secara bermartabat dengan catatan NKRI tetap tegak, nyatanya bisa," tandas SBY.

Tidak hanya itu, pemberantasan korupsi juga seringkali dianggap hanya reori semata, tapi kenyataannya sekarang semakin efektif. "Bagi saya yang penting mencegah korupsi, karena belum tenty kalau dikorupsi uang bisa kembali, makanya pencegahan," tegas dia mengingatkan.

Terakhir, lanjutnya, krisis global yang ikut berimbas ke Indonesia. Namun berkat kerja siang dan malam, demi mempertahankan harga diri bangsa, Indonesia bisa bertahan.

"Mari kita buktikan. Bahkan yang sering mengejek, sekarang ini juga repot. Oleh karena itu, mari kita bangun jiwa yang terang, lebih optimistis," ajaknya.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Riqyt
29/10/2009
TETAP SEMANGAT PAK SBY, RAKYAT BERSAMAMU
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ