Nasional

Kerugian Gempa Sumbar Capai Rp 4,8 Triliun

Kerugian disebabkan kerusakan fasilitas umum yang rusak akibat gempa.

Kamis, 29 Oktober 2009, 10:07 WIB
Amril Amarullah
Hotel Ambacang & Bumi Minang (warna merah muda) setelah gempa (Antara/ Ismar Patrizki)

VIVAnews - Kerugian akibat gempa bumi 7,6 Skala Richter (SR) yang melanda Provinsi Sumatra Barat pada 30 September 2009 mencapai Rp 4,8 triliun atau Rp 4.815.477.418.268.

"Kerugian tersebut disebabkan rumah penduduk, sarana pendidikan, sarana kesehatan, kantor, jalan, irigasi, serta fasilitas lain mengalami kerusakan," kata Sekretaris Satuan Koordinasi Pelaksanaan Penanggulangan Bencana (Satkorlak PB) Sumbar Sudirman Gani di Padang.

Informasi yang dilansir dari Satkorlak Sumbar, kerugian materi paling banyak dialami Kabupaten Agam yakni Rp 3.069.230.508.700, disusul Kota Pariaman sebesar Rp 1.125.000.000.000.

Jumlah korban tewas akibat gempa tersebut mencapai 1.195 orang dengan perincian Kota Padang 383 orang, Kabupaten Padang Pariaman 666 orang, Kota Pariaman 48 korban orang, Kabupaten Pesisir Selatan 11 orang, dan Kabupaten Agam 81 orang

"Sementara itu di Kabupaten Pasaman Barat korban tewas sebanyak 5 orang serta korban luka berat 619 orang, korban luka ringan 1.179 orang," jelasnya. Dia menambahkan rumah yang rusak berat sebanyak 119.005 unit, rusak sedang 73.733 unit dan rusak ringan 78.802 unit.

Berikut data kerugian materi yang dihimpun Satkorlak PB Sumbar:
1. Kabupaten Agam : Rp 3.069.230.508.700.
2. Kota Pariaman : Rp 1.125.000.000.000
3. Kabupaten Solok : Rp 49.167.000.000
4. Kabupaten Pasaman Barat : Rp 285.702.909.560
5. Kota PadangPanjang : Rp 27.849.000.000
6. Kabupaten Pesisir Selatan : Rp 257.751.000.000
7. Kota Bukit Tinggi : Rp 813.000.000.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ