Nasional

Saham Grup Bakrie Bergerak Variatif

Empat saham Bakrie tertekan, dua lainnya masih mencatatkan transaksi beli.

Selasa, 18 November 2008, 11:35 WIB
Arinto Tri Wibowo, Nerisa
Bursa saham Indonesia (Antara)

VIVAnews -  Empat saham emiten grup bakrie, yakni PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), serta PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) mengalami tekanan jual pada transaksi sesi pertama Selasa, 18 November 2008.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), total penawar saham BNBR mencapai 7.692.084 lot. Harga penawaran berada pada kisaran Rp 174-131. Saham ini hanya memiliki transaksi beli sebesar 1 lot pada harga Rp 131.

Sedangkan penawar saham ENRG mencapai 797.988 lot dengan kisaran harga jual Rp 420-315. Saham UNSP ditawarkan sebanyak 19.772 lot pada kisaran Rp 300-275. Sementara itu, saham BUMI ditawarkan sebanyak 318.138 lot pada kisaran harga Rp 1.040-950. 

Sementara itu, saham dua emiten Bakrie lain yakni PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) masih mencatatkan transaksi pembelian.

Penawaran saham ELTY tercatat sebesar 41.672 lot dengan aksi beli 6.583 lot. Sementara itu, penawaran saham BTEL mencapai 140.743 lot dengan pembelian mencapai 132.463 lot.   

Sebelumnya, BEI telah mencabut penghentian sementara (suspend) saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) pada sesi I transaksi Selasa, 18 November 2008. Pencabutan suspensi dilakukan setelah otoritas bursa memeroleh penjelasan dari manajemen grup Bakrie terkait pelepasan saham Bakrie & Brothers di Energi Mega Persada.

Sementara itu, suspensi BUMI dicabut pada Kamis 6 November 2008. Sedangkan, suspensi saham BTEL, UNSP, dan ELTY dibuka bersamaan pada 17 Oktober 2008.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau