VIVAnews - Pemerintah Kota Makassar menyiapkan anggaran sekitar Rp 600 juta rupiah untuk mengantisipasi bencana pada musim pancaroba. Dana tersebut dianggarkan dalam APBD Perubahan 2008 yang ditetapkan, pekan lalu.
Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Ibrahim Saleh mengatakan, anggaran tersebut untuk penanganan tanggap darurat dan Kejadian Luar Biasa (KLB) dalam enam bukan kedepan.
"Ini untuk membantu warga Kota Makassar yang terkena musibah di musim pancaroba. Seperti banjir, angin puting beliung, serta kelanjutan akibat dampak bencana," Kata Ibrahim Saleh saat di temui VIVAnews, dikantornya, Selasa, 18 nopember 2008.
Ibrahim menyebutkan, pembagian dana ini mencakup dua aspek. Yakni saat tanggap darurat dan KLB senilai Rp 327 juta. Biasanya membutuhkan tenda, dapur umum yang menyediakan beras, lauk-pauk serta kebutuhan dapur lainnya.
Sementara kebutuhan lainnya Rp 67 juta untuk pelatihan tenaga penanggulangan bencana dan selebihnya untuk anggaran operasional untuk petugas penanggulangan bencana.
Ibrahim menambahkan, anggaran tersebut masih kurang. Alokasi dana tersebut biasanya hanya mampu menutupi separuh dari jumlah kebutuhan di lapangan. Faktor tersebut, disebabkan oleh musibah dan bencana alam tidak bisa diprediksi.
"Pengalaman tahun lalu, anggaran kami yang habis untuk membantu korban bencana alam, hampir Rp 1 miliar. Sehingga mudah-mudahan bencana yang terjadi setiap tahun, grafiknya menurun," harapnya.
Laporan: Zeena/Makassar