Nasional
Gempa Sumatera Barat

MUI Turunkan Ulama Pantau Bantuan Israel

Tidak tanggung-tanggung, yang diturunkan sebanyak 20 tim.

Selasa, 27 Oktober 2009, 17:12 WIB
Umi Kalsum
Gempa di Kota Padang : Bantuan Luar Negeri (AP Photo/Achmad Ibrahim)

VIVAnews - Majelis Ulama Indonesia Cabang Sumatera Barat menekankan pihaknya sejak jauh-jauh hari telah mengkhawatirkan masuknya bantuan dari Israel bagi korban gempa Sumatera Barat.

Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar mengaku sebetulnya ia telah mendengar kabar bakal masuknya bantuan Israel sejak satu minggu ini. Untuk itu MUI telah menyiapkan sejumlah rencana untuk membatasi jangan sampai bencana alam ini berubah menjadi 'bencana keimanan'.

"Kita sudah kirim 20 tim ulama untuk memantau bantuan Israel yang masuk ke Sumbar," ujar Gusrizal Gazahar pada VIVAnews, Senin 27 Oktober 2009. Menurutnya, tim tersebut diterjunkan langsung ke titik-titik penerimaan bantuan dari pihak Israel.

Ulama yang diterjunkan MUI ke lapangan berasal dari berbagai daerah di Sumbar yang tidak terkena dampak gempa. "Tim ini nantinya yang akan melakukan peninjauan pemberian bantuan dari pihak asing," katanya.

Kekhawatiran ini muncul karena masyarakat Sumbar yang dalam kesusahan cenderung mengubah tabiat menjadi menerima apa saja tanpa menelisik keberadaan bantuan itu sendiri.

Karenanya ia mengaku kaget saat mengetahui bantuan masyarakat Israel sebesar US $ 500 ribu disalurkan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).  "HMI yang menyalurkan bantuan masyarakat Israel, siapa orangnya?" kata Gusrizal.

Ia kaget kenapa HMI bersedia menyalurkan bantuan dari masyarakat Israel yang dinilainya akan menjadi polemik di tengah ummat.  "Kita khawatir, anak-anak ini (HMI) dimanfaatkan untuk kepentingan Israel," kata Gusrizal. Siang kemarin, bantuan obat-obatan dari masyarakat Israel sampai di Bandara Internasional Minangkabau dengan menggunakan pesawat komersil.

Bantuan ini langsung didistribusikan Ketua PB HMI Pusat Arif Mustofa ke Rumah Sakit Umum Daerah Pariaman. Menurut Arif, bantuan ini murni atas nama kemanusiaan sehingga pihaknya meminta tidak terjadi polemik atas bantuan tersebut.

Laporan: Eri Naldi | Padang



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Ahmad Zulkifli
28/10/2009
ckckckckc.... udh terkena musibah aja, masih berpikiran seperti anak kecil, udah untung Israel mau bantu. ini dibantu salah, diperangin apalagi. trus maunya apa?..mau dapet gempa lagi yg lebih dahsyat, beginilah kelakuan muslim" bejat, pantesan terkena be
Balas   • Laporkan
Doni Dermawan, MHI
28/10/2009
"kendati kita sedang ditimpa musibah...kita harus tetap istiqamah dengan keyakinan kita....kalo Israel mo kasih bantuan, pasti ada maunya........ jgn sampe kita dijadikan Palestina selanjutnya bagi negara Zionis tersebut......, jd kita bukan benci kepada
Balas   • Laporkan
revi
27/10/2009
pada saat ada bangsa yang jelas2 tdk punya kepentingan apapun dng indonesia memberikan bantuan dan murni bantuan malah banyak yang antipati...aneh sekali bangsa ini. ingat ratusan tenaga kerja kita yang siksa bukan israel tapi negara2 yang katanya bersaha
Balas   • Laporkan
ahmad
27/10/2009
MUI jangan terus main politik di tengah bencana. Hal beginian yang digembar-gemborkan...coba lihat praktek di lapangan bagaimana? Pengungsi sudah dapat makan belum? Jangan cuma pakai nafsu/emosi...pakai akal sehat.
Balas   • Laporkan
Anak Indonesia
27/10/2009
Bukan Yahudi yang di benci (belajar lagi ya orang aneh) tapi Zionis Israel. Benci sama penindas itu sifatnya pecinta keadilan dan perdamaian. Pantang terima bantuan dari perampok tanah, pembunuh anak-anak, penghancur sekolah, penjahat kemanusiaan
Balas   • Laporkan
amrullah_Ibnu Khaldun IDIA Prenduan Sumenep
27/10/2009
Emang Israel selalu memiliki kepantingan dalam setiap bantuan yang mereka berikan terhadap bangsa manpun. AWAS!!! akan menjadi bumerang bagi PB HMI ke depan karena asas keummatan dan kebangsaan tetap harus dipertahankan..tuk kanda Arif Musthofa, lebih bij
Balas   • Laporkan
orang waras
27/10/2009
drpd pantau bantuan israel mendingan orang2 itu suruh singsingkan lengan bantu rakyat sumbar. suuzon aja kerjanya pdhl ga ngapa2in. mendingan jadiin ngebantu org susah yg dilakukan israel sbg contoh aplikasi agama yg baik drpd ngurusin dan curigain org yg
Balas   • Laporkan
aneh
27/10/2009
Udah susah aza masih tumbuh dalam hati kebencian akan yahudi... itulah akibat kebencian ditanam sejak kecil makanya terjadi gempa... kecian amat...
Balas   • Laporkan
afer malanguna
27/10/2009
Israel juga o'on ya..... sdh tau semua yang berasal dari dia bakal ditolak... eh msh maksain jg die...... mending bantuan israel kirim ke gw.... wah... senang bgt gw..... tolong dong israel kirim bantuan ke gw........ya....? awas lo gw tg nih...!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ