Gempa Sumatera Barat
PKS Tak Masalah Israel Bantu Korban Gempa
Menurut Presiden PKS, persoalan bantuan kemanusiaan berbeda dengan soal Palestina.
Selasa, 27 Oktober 2009, 13:25 WIB
Arfi Bambani Amri, Suryanta Bakti Susila
Gempa di Kota Padang : Bantuan Luar Negeri (AP Photo/Tatan Syuflana)
VIVAnews - Partai Keadilan Sejahtera tak memasalahkan masuknya bantuan Israel kepada warga korban gempa di Sumatera Barat. "Kalau masalah kemanusiaan, sumber dari manapun tak masalah," ujar Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq.
Namun sikap PKS ini, ujar Luthfi, tidak mengubah komitmen PKS terhadap solidaritas perjuangan rakyat Palestina. "Komitmen kami tetap kalau soal Palestina. Solidaritas pada perjuangan rakyat Palestina. Jalur politik juga diperjuangkan," ujarnya di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Selasa 27 Oktober 2009.
Luthfi menjelaskan, PKS tidak memusuhi warga Israel. PKS hanya memusuhi tindakan Israel yang melakukan penjajahan di tanah Palestina.
Ketua Fraksi PKS di parlemen, Mustafa Kamal, menambahkan, soal perjuangan Palestina, fraksi PKS akan memperjuangkanny pula. "Di DPR ada kaukus untuk Palestina. Kami akan meminta pemerintah secara tegas untuk turut memberikan solusi mengenai krisis di Palestina," ujarnya.
Selain ke pemerintah, PKS juga bisa memanfaatkan Badan Kerjasama Antarparlemen yang saat ini diketuai kader PKS, Hidayat Nur Wahid. "Semoga bisa lebih optimal untuk mencarikan solusi permasalahan di sana," ujarnya.
Masyarakat Israel mengirimkan bantuan kemanusiaan senilai US$ 500 ribu bagi korban gempa Sumatera Barat Senin kemarin. Bantuan dari masyarakat Israel ini disalurkan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke sejumlah lokasi terparah akibat gempa.
Bantuan dari Israel yang disalurkan HMI berupa obat-obatan bagi sejumlah rumah sakit di Kabuapten Padang Pariaman serta Kabupaten Agam. Menurut Ketua PB HMI Pusat, Arif Musthofa, bantuan ini murni sebagai bentuk aksi kemanusiaan.
"Karena ini murni sebagai bentuk aksi kemanusiaan tanpa embel-embel lain, kita terima dan didistribusikan," kata Arif Mustofa, Senin 26 Oktober 2009.
Bantuan ini langsung dikirim masyarakat Israel dengan menggunakan pesawat komersil. Arif mengaku, bantuan ini spontan diberikan masyarakat Israel setelah mengetahui besarnya dampak bencana dan korban yang ditimbulkan akibat gempa 7,9 Skala Richter, Rabu 30 September 2009. "Kita harapkan tidak ada sentimen atas bantuan ini," kata Arif.
munafik
26/10/2010
dasar munafik...selalu bilang kafir....tetapi mau juga nerima bantuan kafir.....awas ...bantuannnya nanti ngak halal.....hahahahha...dasar islam sarap....keturunan budak-budak yang ekstrim....
BEM KM UNAND
28/10/2009
Gempa yang melanda Sumatera Barat pada 30 September lalu yang berkekuatan 7,9 skala richter telah manarik simpati dunia. Berbagai bantuan terus berdatangan, menunjukan kepedulian mereka terhadap bencana yang melanda Sumbar dan sekitarnya. Namun hal yang m
orang waras
27/10/2009
makan tuh kebencianmu sampai kamu mati.......
moest
27/10/2009
Terima bantuan dari Israel...? Emang negeri ini udah jatuh bangkrut sehingga harus menerima bantuan yang kita tidak mempunyai hubungan diplomatik dan selalu kita kecam di sidang-sidang internasional... dimanakah izzah kita? kita boleh jadi tidak membenci
Bandi
27/10/2009
"Menurut Presiden PKS, persoalan bantuan kemanusiaan berbeda dengan soal Palestina." ===> Lha, di Palestina itu bukan masalah kemanusiaan, dong? Lantas masalah apa dong jadinya, Pak? Agama dong ya?
Cah gemblung
27/10/2009
Gak masalah Israel mau memberi bantuan apapun. @ ganjapar rachman sidik: Maksud dari kaum muslimin dilarang menerima pertolongan dari orang kafir yaitu menerima pertolongan dalam hal akidah, bukan bantuan kemanusiaan.
jika dilahat hukumnya, Tudak boleh
Muslimin Dilarang Menerima Bantuan Dari Orang Kafir
QS 4:89
Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganla kamu jadikan di antara me
Ganjapar Rachman Sidik
27/10/2009
Saya tidak setuju dengan pendapat PKS.
Muslimin Dilarang Menerima Bantuan Dari Orang Kafir
QS 4:89
Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah
menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah
kamu jadikan di
handi
27/10/2009
Setuju! utk bantuan kemanusiaan kita harus bisa legowo dan menerima dng iklhas, tp tentang masalah palestina kita harus keras. Nabi juga mencontohkan demikian. MUI tdk perlu terlalu sok kuasa, korban gempa memerlukan tindakan nyata dan keperdulian dari se
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar